“Di antara orang-orang itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Maka, di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak merubah (janjinya).”
Ia menunggu apa yang
telah dijanjikan Allah kepadanya, dan ia adalah Amirul Mukminin Ali bin Abi
Thalib as.
Silahkan rujuk:
1. Syawahidut Tanzil, karya Al-Hakim Al-Haskani
Al-Hanafi, juz 2, hal. 1 hadis ke 627 dan 628.
2. Kifayatut Thalib, karya Al-Kanji Asy-Syafi’i,
hal. 249, cet. Al-Haidariyah; hal.122, cet. Al-Ghira.
3. Yanabi’ul Mawaddah, karya Al-Qundusi
Al-Hanafi, Hal. 96, cet. Islambul; Hal.110, cet. Al-Haidiriyah.
4. Al-Manaqib, karya Al-Khawarizmi Al-Hanafi,
hal. 197, cet. Al-Haidiriyah.
5. Tadzkiratul Khawwash, karya As-Sibth bin
Al-Jauzi Al-Hanafi, hal. 17.
6. Al-Fushulul
Muhimmah, karya Ibnu Shabbagh Al-Maliki, hal. 116.
7. Ash-Shawa’iqul Muhriqah, karya Ibnu Hajar
Asy-Syafi’i Hal. 80, cet. Al-Maimaniyah; hal. 132, cet. Al-Muhammadiyah, Mesir.
8. Nurul Abshar, karya A-Ganji, hal. 98, cet.
As-Saidiyah; hal. 98, cet. Al-Utsmaniyah.
9. Tafsir Al-Khazin, juz 5 hal. 203.
10. Ma’alimut Tanzil, karya Al-Baghawi Asy-Syafi’i
(catatan pinggir) Tafsir Al-Khazin, juz 5, hal. 203.
11. Al-Ghadir, karya At-Tustari, juz 3, hal. 51.
12. Ihqaqul Haqq, karya At-Tustari, juz 3, hal.
363.
13. Fadha`ilul Khamzah min Ash-Shihahis Sittah, juz
1, hal. 287.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar