Dari Abu Laila al-Ghifari dari Nabi Saw yang bersabda, “Sepeninggalku akan ada fitnah. Jika itu terjadi, maka berpeganglah kepada Ali, karena dialah al-Faruq antara kebenaran dan kebatilan"

Asbabun Nuzul: Surah Al-Ma`idah: 3 - Penyempurnaan Agama dan Nikmat (Wilayah)

 



“Pada hari ini telah Kusempumakan untukmu agamamu, Kulengkapi nikmat-Ku bagimu dan Kurestui Islam sebagai agamamu.”

Ayat ini turun di Ghadir Khum ketika Nabi SAW mengangkat tangan Imam Ali as. untuk memproklamirkan kepemimpinannya di depan kurang lebih 150 ribu hadirin saat itu. Nabi SAW menyampaikan hal ini setelah melaksanakan haji Wada', dan ketika itu Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa menjadikan aku pemimpinnya, maka Ali adalah pemimpinnya. Ya Allah, tolonglah orang yang menolongnya dan musuhilah orang yang memusuhinya... "

Selanjutnya Umar bin Khattab mengucapkan selamat kepada Imam Ali as. seraya berkata: “Selamat, selamat atasmu wahai putra Abu Thalib, engkau telah menjadi pemimpinku dan pemimpin setiap yang mukmin dan mukminah”.

Riwayat tersebut dan riwayat-riwayat lain yang semakna dengannya terdapat dalam kitab-kitab berikut:

1.   Syawahidut Tanzil, karya Al-Haskani, juz 1, hal. 157, hadis ke: 211, 212, 213, 214, 215, 250, cetakan pertama, Beirut.

2.   Tarjamah AI-Imam Ali bin Abi Thalib, dalam Tarikh Dimasyq, karya Ibnu Asakir Asy-Syafi'i, juz 2, hal. 75, hadis ke: 575, 576, 577, 578, 585, cetakan pertama, Beirut.

3.   Manaqib Ali bin Abi Thalib, karya Ibnu Al-Maghazili Asy-Syafi'i, hal. 19, hadis ke 24, cetakan Tehran.

4.   Tarikh Baghdad, karya Al-Khatib Al-Baghdadi, juz 8, hal. 290, cetakan As-Sa'adah, Mesir.

5.   Ad-Durrul Mantsur, karya As-Suyuthi, juz 2, hal. 259, cetakan pertama, Mesir.

6.   Al-Itqan, As-Suyuthi, juz 1, hal. 31, cetakan tahun 1360 H.; juz 1, hal. 52, cetakan Al-Masyhad Al-Huseini, Mesir.

7.   Al-Manaqib, karya Al-Khawarizmi Al-Hanafi, hal. 80, cetakan Al-Haidariyah.

8.   Tadzkiratul Khawwash, karya As-Sabth bin Al-Jauzi Al-Hanafi, hal. 30, cetakan Al-Haidariyah.

9.   Tafsir Ibnu Katsir, juz 2, hal. 14, cetakan pertama, Mesir; juz 3, hal. 281, cetakan Bulaq.

10. Maqtalul Husein, karya Al-Khawarizmi Al-Hanafi, juz 1, hal. 47, cetakan Mathba'ah Az-Zahra'.

11. Yanabi'ul Mawaddah, karya Al-Qundusi Al-Hanafi, hal. 115, cetakan Istambul; hal. 135, cetakan Al-Haidariyah.

12. Fara`idus Simthain, karya Al-Hamwini, juz 1, hal. 72, 74,315, cetakan pertama, Beirut.

13. Tarikh Al-Ya'qubi, juz 2, hal. 35, cetakan Al-Haidariyah. 14; Tarikh Ibnu Katsir Ad-Dimasyqi Asy-Syafi'i, juz 5, hal. 210.

14. Ihqaqul Haqq, karya At-Tustari, juz 6, hal. 106.

15. Ruhul Ma’ani, karya Al-Alusi, juz 6, hal. 55, cetakan Al-Muniriyah.

16. Al-Bidayah wan Niha-yah, karya Ibnu Katsir, juz 5, hal. 213; juz 7, hal. 347, cetakan Kairo.

Adapun riwayat dari jalur Syi'ah, silahkan rujuk: Al-Bihar, karya Al-Majlisi, juz 38, bab 52, cetakan baru.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar