"Sesungguhnya Kami telah memberikan nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (keturunannya)."
Ayat ini turun
berkaitan dengan pernikahan Fathimah Az-Zahra' dengan Amirul Mukminin Ali bin
Abi Thalib as., dan juga sebagai jawaban atas tuduhan bahwa keturunan
Rasulullah SAW terputus.
Jadi,
yang dimaksud dengan "nikmat yang banyak" adalah Rasulullah SAW memiliki keturunan
yang banyak dan baik melalui Fathimah Az-Zahra' dan Amirul Mukminin as.
Keturunan itu adalah para imam as. yang akan membimbing manusia menuju ketaatan
dan keridhaan Allah. Adapun yang dimaksud dengan "orang yang membencimu dialah yang terputus" adalah orang
yang beranggapan bahwa Rasulullah SAW tidak memiliki keturunan.
Penafsiran ini dapat Anda baca dalam buku-buku berikut:
1. Tafsir Fathul Qadir, karya Asy-Syaukani, juz
30, hal. 504.
2. Tafsir Ghara`ibul Qur’an(catatan pinggir)
Majma'ul Bayan, juz 30, hal. 175.
3. Tafsir Majma'ul Bayan, karya Ath-Thabarsi, juz
30, hal. 206, cet. Darul Fikr, Beirut.
4. Nurul Abshar, karya Asy-Syablanji, hal. 52,
cet. Darul Fikr, tahun 1979 M.
5. Al-Manaqib, karya Syahrasyub, juz 3, hal. 127.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar