“Sesungguhnya engkau hanyalah seorang pemberi peringatan (mundzir), dan setiap kaum (pasti memiliki)
seorang pemberi petunjuk”
Yang dimaksud dengan
“penunjuk jalan” dalam ayat di atas adalah Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib
as.
Ibnu abbas meriwayatkan
bahwa ketika ayat ini turun Rasulullah SAW meletakkan tangan di atas dadanya
sambil bersabda: “Aku adalah mundzir”. Dan ketika membaca: “Wa li kulli qaumin
had”, beliau menunjuk ke arah Imam Ali as seraya bersabda: “Wahai Ali, kamu
adalah pemberi petunjuk itu, dan orang-orang yang menda-patkan petunjuk setelah
aku (wafat), mereka mendapatkannya melalui (petunjukmu)”.
Hadis ini dan hadis-hadis lain yang semakna dengannya dapat dilihat di
dalam buku-buku referensi berikut:
1. Tafsir Ath-Thabari, juz 13, hal. 72 dan 108.
2. Tafsir An-Naisaburi (catatan pinggir) Tafsir
Jami’ul Bayan, juz 13, hal. 78.
3. Tafsir Fathul Qadir, karya Asy-Syaukani,
tentang ayat ini.
4. Tafsir Fakhrur Razi, juz 5, hal. 271, cetakan
Dar At-Thaba’ah Al-‘Amirah, Mesir; juz 3, hal. 14, cetakan yang lain.
5. Tafsir Ibnu Katsir, juz 2, hal. 502.
6. Ad-Durrul Mantsur, karya As-Suyuthi, juz 4,
hal. 45.
7. Syawahidut
Tanzil, karya Al-Hakim Al-Haskani, tentang ayat ini.
8. Manaqib Ibnu Syahra-asyub, juz 2, hal. 280.
9. Nurul Abshar, Asy-Syablanji hal. 71, cetakan
Al-‘Utsmaniyah; hal. 71, cetakan As-Sa’idiyah, Mesir.
10. Tarjamah Al-Imam Ali bin abu Thalib dalam
Tarikh Dimasyq, karya oleh Ibnu Asakir Asy-Syafi’i, juz 2, hal. 415, hadis ke:
913, 914, 915, 916.
11. Mustadrak Al-Hakim, juz 3, hal. 129-130.
12. Yanabi’ul Mawaddah, karya Al-Qundusi Al-Hanafi,
hal. 115-121, cetakan Al-Haidariyah: hal. 99 dan 104, cetakan Islambul.
13. Ruhul Ma’ani, karya Al-Alusi, juz 13, hal. 97.
14. Zadul Mashir, Ibnu Jauzi Al-Hanbali, juz 4,
hal. 307.
15. Fathul Bayan, karya Shiddiq Hasan Khan, juz 5,
hal. 75.
16. Ihqaqul Haqq, karya At-Tustari, juz 3, hal.
77-93.
17. Fadha`ilul Khamsah minas Shihahis Sittah, juz
1, hal. 266.
18. Fara`idus Simthain, juz 1, hal. 148.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar