“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan
keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian
terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): ‘Bukankah Aku ini Tuhanmu? Mereka menjawab:
Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.’ (Kami lakukan yang demikian itu)
agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan: ‘Sesungguhnya kami (bani Adam) telah
lengah terhadap hal ini.”
Wilayah Ahlul Bait as.
adalah termasuk kesaksian yang dinyatakan oleh Allah di dalam ayat ini.
Silakan rujuk :
1. Al-Iklil, oleh
As-Suyuthi, hal. 89, cet. Mesir. “Dialah yang menu-runkan Al-Qur’an kepadamu.
Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamat, itulah Ummul Kitab dan yang
lain (ayat-ayat) mutasyabihat. Adapun orang-orang
yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti
ayat-ayat yang mutasyabihat dengan tujuan mengikuti fitnah dan untuk mencari-cari ta’wilnya, padahal tidak ada yang
mengetahui ta’wilnya kecuali Allah dan orang-orang yang mendalam ilmunya.
Mereka (yang mendalam ilmunya) berkata: ‘Kami beriman kepada ayat-ayat yang
mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami’. Dan tidak dapat mengambil
pelajaran daripadanya kecuali orang-orang yang berakal”.
2. Kepercayaan
Islam, Muhammad bin Ya'qub meriwayatkan dengan sanad yang sahih, dari Imam Ja'far
Shadiq as., ia berkata, ia berkata: "Kami adalah orang-orang yang
diwajibkan oleh Allah untuk ditaati, dan kami adalah orang-orang yang mendalam
ilmunya (ar-ra-sikhu-na fil 'ilm) dan kami pun juga orang-orang yang dihasudi…".
Silakan rujuk Tafsir Ali bin Ibrahim Al-Qummi, juz 1, halamn 96.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar