- Home
- Ahlul Bait
- 14 Manusia yang Disucikan
- Rasulullah Muhammad Saw
- Imam Ali bin Abi Thalib
- Fatimah az-Zahra binti Rasulullah
- Imam Hasan bin Ali al-Mujtaba
- Imam Husain bin Ali as-Syahid
- Imam Ali bin Husain as-Sajjad
- Imam Muhammad bin Ali al-Baqir
- Imam Jafar bin Muhammad asShadiq
- Imam Musa bin Ja'far al-Kadzim
- Imam Ali bin Musa ar-Ridha
- Imam Muhammad bin Ali al-Jawad
- Imam Ali bin Muhammad an-Naqi
- Imam Hasan bin Ali al-Askary
- Imam Muhammad bin Hasan al-Mahdi
- 12 Imam Suci Ahlul Bait
- Imam Ali bin Abi Thalib
- Imam Hasan bin Ali al-Mujtaba
- Imam Husain bin Ali as-Syahid
- Imam Ali bin Husain as-Sajjad
- Imam Muhammad bin Ali al-Baqir
- Imam Jafar bin Muhammad asShadiq
- Imam Musa bin Ja'far al-Kadzim
- Imam Ali bin Musa ar-Ridha
- Imam Muhammad bin Ali al-Jawad
- Imam Ali bin Muhammad an-Naqi
- Imam Hasan bin Ali al-Askary
- Imam Muhammad bin Hasan al-Mahdi
- Imamah dan Ahlul Bait
- Perayaan Ahlul Bait
- Sahabat Ahlul Bait
- Sejarah Syiah
- Syiah Menurut Syiah
- Tokoh-Tokoh Syiah
- Wilayatuh Faqih
- 14 Manusia yang Disucikan
- Imam Mahdi
- Asbabun Nuzul
- Ayat Khusus Untuk Ali
- Al-Ahzab: 23 Menunggu Janji Allah
- Al-Waqi’ah: 10-11 Terdahulu Beriman
- Al-Hadid: 19 Shiddiqqin
- Al-Baqarah: 207 Korban Yang Pertama
- Al-Baqarah: 274 Berinfak Sembunyi2
- Az-Zumar: 33 Yang Membenarkan
- Al-Anfal: 75 Hubungan Kerabat
- Al-Ahzab: 25 Penyelamat Peperangan
- Maryam: 96 Beriman dan Amal Shalih
- Hud: 17 Saksi Dari Allah Swt
- At-Tahrim: 4 Mukmin Yang Shalih
- At-Taubah: 1 Putus Hubungan Musyrikin
- Al-Mujadalah: 12 Berbicara Khusus
- Al-Haqqah: 11-12 Telinga Yg Mendengar
- At-Taubah: 19 Keimanan
- Ali dan Syiahnya
- Ali, Fatimah, Hasan, Husain
- Ali dan Lainnya
- Tentang Ahlul Bait
- Al-Ahzab: 33 Pensucian Ahlul Bait
- Asy-Syura: 23 Mencintai Ahlul Bait
- Ali Imran: 103 Pegang Teguh Ahlul Bait
- An-Nahl: 43 Merujuk Kpd Ahlul Bait
- At-Takatsur: 8 Kepemimpinan Ahlul Bait
- An-Nisa: 54 Manusia yang Dihasudi
- An-Nur: 36-37 Rumah yang Dimuliakan
- An-Nur: 35 Cahaya Allah
- Ash-Shaffat: 130 Keluarga Yasin
- Fathir: 32 Pewaris Al-Kitab
- Asy-Syura: 23 Orang Yang Berbuat Kebaikan
- Peristiwa Ghadirkum
- Jalan Lurus dan Kebenaran
- Ulil Amri, Imamah dan Wilayah
- An-Nisa: 59 Menaati Ulil Amri
- Az-Zukhruf: 45 Kepemimpinan Rasul-Ali
- Al-Baqarah: 124 Ayat Imamah
- Asy-Syu’ara': 214 Ayat Indzar
- Al-Ma`idah: 55-56 Ayat Wilayah
- Al-Ahzab: 6 Ayat Wilayah
- Ash-Shaffat: 24 Ditanyai Tntng Wilayah
- Al-Ma`arij: 1-3 Meragukan Wilayah Ali
- Thaha: 25 Memohon Seorang Wazir
- Al-Ahzab: 72 Penyerahan Amanat
- Al-A`raf: 172 Kesaksian Anak Cucu Adam
- Thaha: 82 Ayat Pengampunan
- Shalawat Untuk Nabi dan Keluarganya
- Keturunan Rasulullah Saw
- Thuba (Tempat Kembali yang Baik)
- Kaum Munafikin Benci Ali
- Ayat Khusus Untuk Ali
- Islam
- Nasional
- Iran
- Internasional
- Ragam
- Kontak
Kamis, 07 Agustus 2025
Peringatan Tegas dari Imam Ali Khamenei hf Untuk Seluruh Rakyat Iran
Minggu, 29 Juni 2025
Pemakaman Para Jenderal dan Ilmuan Nuklir Korban Agresi Israel di Teheran
Jumat, 02 Agustus 2024
Ayatullah Khamenei: Rezim Zionis Buka Peluang Hukuman Berat Untuk Dirinya
Minggu, 30 Juni 2024
Imam Khamenei: Gerakan Pembela Haram, Menyelamatkan Iran dan Kawasan/Membela Haram, Membela Nilai-nilai Kemanusiaan
Sabtu, 22 Juni 2024
Imam Khamenei: Tugas yang Paling Penting adalah Menegakkan Keadilan Dengan Berani dan Tanpa Basa-basi
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Imam Khamenei Sabtu (22/6/2024) saat bertemu dengan staf dan anggota Mahkamah Agung Iran seraya menyebut tugas utama lembaga hukum adalah "menyelesaikan masalah dan perselisihan masyarakat berdasarkan keadilan” dan “Mencegah melewati garis merah hukum", mengatakan, tugas utama lembaga peradilan adalah menegakkan keadilan dengan berani dan tanpa basa-basi.
Rahbar di awal pertemuan seraya memberikan penghormatan kepada syuhada lembaga peradilan termasuk Syahid Behehsti dan juga Syahid Raisi yang memiliki catatan gemilang di Mahkamah Agung, mengucapkan terima kasih atas kerja keras ketua, pejabat, jaksa dan staf lembaga ini.
Menurut laporan Pars Today, Imam Khamenei seraya menekankan bahwa dalam al-Quran dan berbagai sumber Islam, tidak ada penekanan lebih banyak seperti masalah keadilan, menyebut keberanian sebagai keharusan dari penegakkan keadilan, mengatakan:
Menurut Imam Sajjad as, lembaga peradilan harus bertindak sedemikian rupa sehingga musuh pun akan merasa aman dari kezaliman, dan teman dekat juga akan putus asa dari bantuan yang tidak adil; Jika hal ini terlaksana, maka masalah sangat penting "keamanan psikologis dan mental" akan terjamin.
Beliau menyebut berkurangnya waktu penanganan perkara, kekuatan dan konsistensi putusan pengadilan negeri, yang berujung pada berkurangnya pelanggaran suara dalam proses banding, dan berkurangnya laporan dan pengaduan ke lembaga pemeriksa, sebagai indikator penting yang harus ditingkatkan melalui implementasi dokumen sistem peradilan.
Imam Khamanei seraya mengungkapkan keprihatinannya atas lambatnya pemrosesan kasus-kasus yang melibatkan tahanan dan akibatnya lamanya penahanan sementara terhadap orang-orang, mengatakan:
Nasib orang-orang tersebut harus ditentukan sejak dini agar tidak ada seorang pun yang dipenjara karena lamanya proses perkara.
Rahbar seraya mengisyaratkan sulitnya menyelesaikan masalah tahanan yang memiliki hutang, mengatakan:
Sejumlah orang bahkan jika mendekam di penjara seumur hidup, tidak memiliki kemampuan membayar hutangnya, dan masalah ini harus diselesaikan.
Penekanan pada referensi hakim terhadap undang-undang dalam negeri dan bukan pada sumber-sumber hak asasi manusia Barat, kelanjutan dari kunjungan lapangan oleh kepala peradilan dan tindak lanjut dari implementasi keputusan-keputusan menjanjikan yang dibuat selama kunjungan ini adalah poin-poin lain dari pidato pemimpin besar Revolusi Islam Iran.
Menyimpulkan bagian pidatonya ini, Rahbar mengatakan:
Bekerjalah sedemikian rupa sehingga opini publik melihat Mahkamah Agung sebagai rumah keadilan dan pusat penegakkan hak serta keadilan tanpa basa-basi.
Rahbar di akhir pidatonya memberikan rekomendasi penting kepada para kandidat pemilu presiden. Imam Khamenei menyebut program pemilu televisi baik dan membuat masyarakat mengenal pandangan beragam, serta kepada para kandidat pemilu, beliau mengatakan:
Seluruh kandidat, mencintai Iran dan Republik Islam; Karena mereka menginginkan menjadi presiden bagi pemerintah dan untuk melayani rakyat. Oleh karena itu, jangan berbicara yang menyenangkan musuh.
Sumber: Parstoday Indonesia
Kamis, 23 Mei 2024
Foto Para Pemimpin Perlawanan di Tehran Mengejutkan Zionis Israel
Foto para pemimpin perlawanan di Tehran mengejutkan Zionis Israel. Perlawanan Irak, Perlawanan Yaman, Perlawanan Suriah, Perlawanan Hizbullah, dan Perlawanan Palestina.
Rabu, 22 Mei 2024
Enam Skenario Media Israel, Terkait Gugurnya Presiden Iran
Kabar gugurnya Presiden Iran, sejak awal telah memperkuat
persatuan nasional di Iran, tapi seperti biasanya, dalam peristiwa semacam ini,
lembaga-lembaga propaganda, dan perang psikologis Israel, segera melakukan
upaya perpecahan.
Sebagian skenario lembaga-lembaga propaganda Israel, adalah sebagai berikut:
1. Unjuk Kekuatan Palsu
Sejak hari gugurnya Presiden Iran, dan rombongan yang menyertainya, Israel, tidak berani mengeluarkan statemen resmi bahkan satu kalimat pun terkait kejadian tersebut. Akan tetapi beberapa akun media sosial tanpa nama asli yang kemungkinan dikelola oleh kebijakan, dan uang lembaga-lembaga perang psikologis Zionis, berusaha menganggap Israel, terlibat dalam kecelakaan pesawat yang menimpa Presiden Iran.
2. Menciptakan Perpecahan
Skenario-skenario media yang dilakukan oleh sebagian akun yang mengaku orang Iran, justru tidak memperkuat persatuan nasional, tapi malah menciptakan konflik kelompok, serta mengadu domba berbagai aliran pemikiran politik berbeda. Sebagian besar akun-akun ini adalah akun-akun media sosial tanpa nama, dan identitas.
3. Bisikan Setan untuk Memusuhi Negara Tetangga
Peningkatan hubungan Iran, dengan negara-negara tetangga merupakan kebijakan asli mendiang Presiden Iran, Sayid Ebrahim Raisi, dan telah menghasilkan sejumlah capaian penting.
Peningkatan hubungan Iran, dan Republik Azerbaijan, serta dimulainya pemanfaatan Bendungan Qiz Qalasi, yang diresmikan pada hari Minggu oleh Presiden Iran, Sayid Ebrahim Raisi, dan Presiden Republik Azerbaijan, Elham Aliyev, merupakan salah satu capaian dari kebijakan ini.
Meskipun demikian, kebijakan media Israel, sejak gugurnya Syahid Ebrahim Raisi, berusaha menghapus hubungan baik Iran dan Republik Azerbaijan, dengan menyebarluaskan berita-berita tanpa riset, tanpa bukti, dengan klaim-klaim tanpa bukti.
4. Teror Ketenangan Batin dengan Kebohongan Berulang
Hari Senin pagi, sebuah akun media sosial X, yang mengaku Badan Intelijen Israel, Mossad, dalam sebuah berita yang sama sekali tidak benar menulis, Brigjen Ahmadreza Radan, Kepala Kepolisian Nasional Iran, diteror. Ini adalah sebuah taktik berulang di tengah situasi seperti sekarang ini untuk menyerang ketenangan psikologis masyarakat Iran, dengan rumor serta kebohongan-kebohongan yang dikeluarkan silih berganti.
5. Menggambarkan Iran, Kacau padahal Sangat Solid
Republik Islam Iran, selama 45 tahun, beberapa kali mengalami peristiwa semacam ini, bahkan lebih berat dari itu. Tahun-tahun awal kemenangan Revolusi Islam, Ayatullah Syahid Beheshti, Ketua Mahkamah Agung Iran, kala itu, dan tidak lama kemudian Syahid Rajaei, dan Bahonar, Presiden, dan Perdana Menteri Iran, gugur.
Saat itu Iran, mampu melewati masa-masa sulit tersebut tanpa masalah, dan ketakutan, tapi garis perang psikologis Israel, sejak awal peristiwa terus memproduksi muatan-muatan yang mengatakan bahwa Iran, menghadapai masalah besar, dan krisis yang tidak bisa diselesaikan.
6. Kerusuhan daripada Pemilihan
Salah satu karakteristik Undang-Undang Dasar Iran, adalah sudah memprediksikan beragam kondisi yang mungkin terjadi di kemudian hari, dan mempersiapkan semua yang diperlukan untuk menghadapi kondisi-kondisi tersebut.
Di masa seperti sekarang ini, konstitusi Iran, telah menetapkan tahapan demokrasi apa yang mesti ditempuh untuk memilih presiden baru, tapi skenario-skenario Israel, sangat menginginkan instabilitas, dan kerusuhan daipada solidaritas, dan proses demokratis. Israel berusaha menyebarluaskan statemen-statemen keras dari beberapa kelompok oposisi Iran. (HS)
Sumber: Parstoday Indonesia
Presiden Iran Gugur, Imam Khamenei Belasungkawa dan Umumkan 5 Hari Berkabung
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, atau Rahbar, dalam pesannya mengucapkan belasungkawa atas gugurnya Presiden Iran, dan delegasi yang menyertainya dalam kecelakaan helikopter di Provinsi Azerbaijan Timur.
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Senin (20/5/2024) melaporkan, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, mengucapkan belasungkawa atas gugurnya Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian, Wakil Wali Fakih di Azerbaijan Timur, Hujatulislam Al Hashem, Gubernur Azerbaijan Timur, Malek Rahmati, dan beberapa orang lainnya.
Di bawah ini isi pesan belangsungkawa Ayatullah Khamenei,
Bismillahirahmanirahim
Innalillahi wa inna ilahi rajiun
Saya menerima kabar gugurnya ulama pejuang, Presiden rakyat yang berkualitas, pekerja keras, pelayan Imam Ridha as, Hujatulislam Sayid Ebrahim Raisi, beserta delegasi yang menyertai beliau, yang semoga Allah SWT meridhai mereka, dengan perasaan sedih dan penyesalan mendalam.
Peristiwa menyedihkan ini terjadi sebagai buah dari kerja keras melayani rakyat. Seluruh waktu kerja manusia besar, dan penuh pengorbanan ini, baik selama bertugas sebagai Presiden, yang singkat, maupun setelah itu, sepenuhnya didedikasikan untuk melayani rakyat, dan negara serta Islam.
Raisi yang mulia tidak mengenal lelah. Dalam peristiwa pahit ini, rakyat Iran, telah kehilangan seorang pelayan bersahabat, ikhlas, dan berharga, ia mendahulukan maslahat, dan keridhaan rakyat yang menunjukkan keridhaan Ilahi, dari semua yang lain, maka dari itu kekesalannya karena sikap sebagian orang yang tidak bersyukur, dan ejekan terhadapnya, tidak menjadi penghalang kerja keras siang dan malamnya untuk kemajuan serta maslahat negara.
Dalam kejadian menyedihkan ini tokoh-tokoh unggul seperti Hujatulislam Al Hashem, Imam Jumat Tabriz yang punya reputasi tinggi, dan dicintai masyarakat, Hossein Amir Abdollahian, Menlu Iran, Malek Rahmati, Gubernur revolusioner dan religius Provinsi Azerbaijan Timur, beserta rombongan yang menyertainya, kembali ke haribaan Ilahi.
Saya mengumumkan lima hari berkabung, dan saya mengucapkan belasungkawa kepada rakyat mulia Iran, dan Wakil Presiden pertama Iran, Mohammad Mokhber, sesuai Pasal 131 UUD Iran, bertugas mengelola lembaga eksekutif, dan berkewajiban supaya Presiden baru terpilih, dalam waktu maksimal 50 hari ke depan.
Akhir kata saya mengucapkan belasungkawa kepada Ibu dan Istri, Presiden Iran, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan, dan keluarga-keluarga mereka yang menyertai Presiden, terutama ayah Hujatulislam Al Hashem, dan saya memohon kepada Allah SWT supaya mereka diberikan kesabaran dan ketabahan.
Sayid Ali Khamenei
Sayid Ebrahim Raisi Pelayan Imam Ridha as, dan Presiden Republik Islam Iran ke-8 pada hari Minggu (19/5) bersama rombongan gugur akibat kecelakaan helikopter saat kembali menuju kota Tabriz, setelah meresmikan Bendungan Qiz Qalehsi, di wilayah Varzeqan, Azerbaijan Timur.
Hujatulislam Al Hashem, Wakil Wali Fakih, dan Imam Jumat Tabriz, Hossein Amir Abdollahian, Menlu Iran, Malek Rahmati, Gubernur Azerbaijan Timur, Brigjen Mehdi Mousavi, Komandan Pasukan Pengawal Presiden Iran, dan sejumlah pengawal lain, serta pilot dan copilot, gugur dalam kecelakaan itu. (HS)
Sumber: Parstoday Indonesia
Rabu, 15 Mei 2024
Sistem Khordad ke-3 Iran: Ancaman Bagi Pesawat AS yang Sudah Terbukti
Setelah bertahun-tahun dikembangkan, sistem pertahanan udara Khordad ke-3 Iran memimpin angkatan udara taktis anti-udara negara itu, dengan kemampuan yang luar biasa.
Penasihat Korps Garda Revolusi
Islam (IRGC) mengatakan bahwa sistem pertahanan udara Taktis Khordad ke-3 Iran
dirancang untuk menyerang pesawat dan amunisi udara Amerika Serikat.
Brigadir Jenderal Ali Balali diwawancarai oleh Kantor Berita Fars Iran, di mana dia menyoroti kemampuan operasional sistem pertahanan udara dalam negeri.
Balali adalah penasihat Pasukan Dirgantara IRGC yang terkenal, yang telah membuat kemajuan besar dalam beberapa tahun terakhir, memproduksi berbagai sistem rudal ofensif dan defensif yang telah terbukti berhasil dalam konfrontasi baru-baru ini.
Ia mengatakan bahwa sistem pertahanan udara Taktis Khordad ke-3 adalah sistem bergerak dan taktis yang dirancang untuk melawan pasukan Amerika di kawasan.
Spesifikasi Sevom Khordad
Sistem Khordad ke-3 telah dibandingkan dengan sistem rudal jarak menengah Buk yang dikembangkan Soviet-Rusia karena memiliki kualitas taktis dan operasional yang serupa. Sistem buatan Iran hanya terdiri dari satu kendaraan bergerak yang menampung dua slot yang memuat tiga varian rudal Taer-2 dan sistem radar. Kendaraan ini dilengkapi dengan radar Active Phased Array Engagement (AESA) X-band yang dapat mendeteksi 100 target, menyerang empat target, dan memandu dua rudal pada satu target sekaligus.
Rancangan Baterai dan Batalion Khordad
Meskipun desain Khordad ke-3 dimaksudkan untuk membekali pasukan pertahanan udara Iran dengan kemampuan untuk mengerahkan baterai dengan cepat ke area konfrontasi, baterai Khordad ke-3 juga dapat memuat dua kendaraan Transporter Erector Launcher (TEL) tambahan. Hal ini akan memungkinkan pasukan untuk menggunakan sembilan rudal pada saat dibutuhkan.
Kendaraan Khordad TEL ke-3 dibuat berdasarkan truk 6×6 IVECO yang dimodifikasi yang sama dengan sistem yang disebutkan di atas tetapi tidak memuat AESA.
Oleh karena itu, batalion Khordad ke-3 akan berisi empat Transporter Erector Launchers and Radars (TELAR), delapan TEL, dan Bashir S-band Phased Array Surveillance Rada, yang memiliki jangkauan deteksi 350 km.
Baru-baru ini dilaporkan bahwa kendaraan peluncur Khordad ke-3 dapat dilengkapi dengan rudal permukaan-ke-udara Taer-3 yang akan mendorong jangkauan sistem hingga 200 km.
Modifikasi Untuk Pertarungan Jarak Dekat
Sistem tersebut terbukti berhasil dan juga menjadi cetak biru modifikasi yang menghasilkan sistem rudal anti-jelajah 9-Dey. Kendaraan peluncuran 9-Dey berisi delapan tabung yang dapat diisi dengan jumlah rudal jarak pendek yang setara.
Pertama dan Satu-satunya yang Mampu Menembak Jatuh RQ-4 Global Hawk Amerika
Yang paling menonjol, sistem Khordad ke-3 mampu menjatuhkan RQ-4 Global Hawk Amerika di Selat Hormuz. RQ-4 adalah sistem udara tak berawak (UAS) multiperan jarak jauh yang sangat besar. Pesawat ini memiliki kemampuan daya tahan tinggi dan dilengkapi dengan berbagai peralatan pengawasan canggih.
Operasi sistem Khordad ke-3 pada bulan Juni 2019, menandai satu-satunya keberhasilan jatuhnya drone tersebut, yang dapat dianggap sebagai keunggulan teknologi drone udara AS.
Dalam konteks perjuangan Iran untuk memproduksi sistem pertahanan dalam negeri sendiri, Brigadir Jenderal Balali mengatakan bahwa negara harus selalu memperhitungkan kekuatan tempur musuh-musuhnya ketika mengembangkan senjatanya.
Dengan demikian, Khordad ke-3 memberi Angkatan Udara kemampuan untuk memobilisasi kemampuan mereka dengan cepat dan mundur dari posisi peluncuran. Dia juga mengatakan bahwa Teheran sedang menuju ke arah yang benar dan tindakan defensifnya mengharuskan Teheran melengkapi diri dengan senjata canggih. (ARN)
Sumber: Al-Mayadeen
Sabtu, 04 Mei 2024
Iran dan Indonesia Perkuat Persatuan Media Dunia Islam Melawan Propaganda Barat
Konselor Kebudayaan Republik Islam Iran di Indonesia menegaskan bahwa kerja sama Persatuan Media Dunia Islam untuk melawan distorsi dan fitnah media Barat merupakan salah satu kebutuhan dunia Islam saat ini.
Berdasarkan laporan humas Lembaga Kebudayaan dan Komunikasi Islam Iran, Mohammad Boroujerdi, Duta Besar dan Mohammad Reza Ebrahimi, Konselor Kebudayaan Republik Islam Iran di Indonesia bertemu dan berbicara dengan para pejabat dan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
Menyinggung kejahatan Israel di Gaza, Dubes Iran untuk Indonesia dalam pertemuan ini mengatakan, "Republik Islam Iran sebagai satu-satunya negara yang paling keras menentang Israel telah memberikan tanggapan yang kuat terhadap kejahatan rezim pendudukan tersebut,".
"Iran telah mengirimkan pesan ini kepada dunia dengan tanggapannya keras terhadap Israel bahwa mereka akan memberikan balasan yang kuat terhadap agresi apa pun," ujar Boroujerdi.
Dalam lanjutan pertemuan ini ditegaskan tentang kerja sama persatuan media dunia Islam dengan tujuan melawan distorsi media barat yang menjadi kebutuhan dunia Islam saat ini.
Firdaus, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menjelaskan kegiatan organisasi yang dipimpinnya dengan mengatakan, "Serikat Media Siber Indonesia adalah organisasi pekerja media didirikan pada tanggal 7 Maret 2017 di Banten. Persatuan Media Siber Indonesia didirikan atas dasar pemikiran bahwa kebebasan pers dan media diperlukan untuk menciptakan tatanan kehidupan yang demokratis demi mewujudkan masyarakat yang berkeadilan,".
Firdaus memuji aksi Republik Islam Iran membalas serangan Israel, dengan mengungkapkan, "Iran adalah satu-satunya negara yang menentang agresi Zionis dan kami dengan bangga mendukung Iran,".
Reza Ebrahimi, Konsuler Kebudayaan Iran di Indonesia dalam pertemuan ini menjelaskan bahwa kantor berita dan jaringan virtual di Iran bekerja secara bebas dengan menerbitkan berbagai kontennya.
"Media di dunia Islam mempunyai tugas penting, yaitu tidak terpikat oleh distorsi, fitnah dan kebohongan media barat," ujar Ebrahimi.
"Selama beberapa hari terakhir, lebih dari 600 mahasiswa dan profesor yang membela kemanusiaan dan rakyat tertindas di Gaza telah ditangkap dan dikeluarkan. Inilah strategi pihak Barat, khususnya Amerika Serikat yang terus memberikan bantuan apa pun dalam membela Israel," tegasnya.
Retno Intani, Ketua Bidang Luar Negeri SMSI menyatakan, "Ada peluang kerja sama di berbagai bidang antara media Indonesia dan Iran, termasuk pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman, berita, teknologi. dan film dalam hal produksi dan lainnya,".(PH)
Sumber: Parstoday












